Sama seperti hujan, gue suka salju yang merupakan hasil dari siklus air. Tapi bedanya....? Udah pasti bedalah. Prosesnya yang lebih panajng dan rumit. Tapi andai saja kita tahu, sebenarnya salju itu indah. Indah banget.
Gue pengen banget benar-benar merasakan salju (bukan es). Salju itu unik. Tiap-tiap butirnya, bagaikan sidik jari pada manusia, berbeda satu sama lain. Coba bayangkan! Berjuta-juta butir putih itu turun, menyelimuti tiap-tiap atap rumah, ranting-ranting pohon, bebatuan. Namun sayangnya, jarang sekali diantara kita yang mengetahui keindahan itu.
Memang sayang ya... Setahu gue, saat air berubah menjadi es di dalam awan, terjadi reaksi (atau apalah) antar elektron-elektron, sehingga terjadilah gerakan. Es di dalam awan saling bergesekan sehingga membentuk segi enam dan segi delapan. Sama seperti hujan, ketika awan itu telah jenuh maka butir-butir salju pun jatuh. Dan setelah jatuh, kemudian tidak lama akan pecah. Bahkan sebelum sempat sampai ke tanah. Malangnya....
Kadang kita menutup mata dengan apa yang ada di hadapan kita. Kita tidak mengetahui bahwa ada sisi istimewa pada sesuatu yang berada di depan mata. Sebaliknya, kita justru membuka mata lebar-lebar demi melihat apa yang tidak terjangkau oleh kita, meski memang terlihat indah. Sangat indah bahkan. Namun kita tidak tahu bahwa sesuatu yang jauh itu sebenarnya adalah titik panas yang justru dapat membakar dan menghanguskan.
*********----*********----*********
Oh iya! satu lagi, tentang judul post ini "Snowflakes"
Sebelumnya, gue ingin ngebahas sedikit tentang.... Reinkarnasi *oke ga nyambung!
Yup! Reinkarnasi, ada orang yang percaya banget. Tapi ada juga orang yang bilang... ahh bulshit!
gue sendiri? fifty-fifty kali. *loooh?!
Reinkarnasi, sesuatu yang memang sulit gue terima. Gue masih berfikir dengan logika. Tapi sepertinya .. gue merasakan kejadian reinkarnasi itu. Ya benar!! Reinkarnasi!
Kucing gue dulu, sekarang kembali dengan reinkarnasinya... *Oh Gosh!!
Dulu gue punya kucing. Gue kasih nama Pussy. Engga lama, eh dia mati. Yaudah.... Lah sekarang, tepat benget hari ini. Gue pulang sekolah, capee banget! Eh engga tahunya di rumah gue ada kucing kecil. Lucu banget. Mirip kaya si Pussy. So, gue ambil asumsi bahwa, Si Pussy kembali! Dia berreinkarnasi! Hehe...
Ternyata itu kucing ibu gue yang nemuin, terus bilangnya mau dirawat ajah. Setelah gue sempet main, main, main, main dan main sama itu kucing, so gue ambil keputusan buat ngasih nama, "Snowflake"
Ok Snowflake! Wellcome!!
hoho....

Drizzlesweet :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar