Setelah gue kelimpungan setahun belakangn ini, akhirnya tiba juga lah TAKDIR! Apakah ini takdir?? Rasanya gue masih sulit untuk percaya. Sebelumnya gue juga merasa bimbang. Apa yang gue lakukan ini benar?? Satu hal yang gue rasa bodoh, pengalaman gue. Gue engga mau jatuh di lubang yang sama. Tapi, hal ini benar-benar sulit.
Belajar dari pengalaman gue sebelumnya, gue udah berusaha melakukan segala cara untuk mewujudkan harapan gue. Gue juga berdo'a, "God bantulah aku, beri aku kemudahan, wujudkanlah harapanku ini". Di saat seperti itu gue benar-benar merasa dekat. Ya mungkin, gue berhasil.
Dunia ini memang seperti roda, berputar. Dalam keadaan seperti inilah gue terhempas. Gue menyesali keberuntungan gue atau bahkan takdir!? Sesal!! Apa yang telah gue lakukan? Egois!! Gue memang orang yang egois! Gue malu pada diri gue sendiri.
Ya. Gue hanya manusia biasa, penuh dengan kesalahan. Dan tahukah? gue udah banyak melakukan kesalahan. Bahkan penyesalan gue, itu juga merupakan kesalahan yang gue lakukan. Memang bodoh.
Lupakan! Sudahlah, masa lalu tak mungkin kembali. Sia-sia. Hadapilah yang sekarang dan jangan menoleh kebelakang!
Setahun sudah, gue mulai merasakan lika-liku kehidupan. Dan tibalah saat dimana gue herus melakukan hal yang sama. Pikiran gue penuh dengan hal-hal konyol. Kebimbangan dan keresahan. God, tunjukanlah jalan yang terbaik. Gue engga mau menjadi sosok egois untuk yang kedua kalinya. Gue menarik nafas sebelum akhirnya hanya bisa berkata "Apapun yang terjadi, mungkin itu yang terbaik".
Yang terbaik. Gue berharap tidak akan timbul penyesalan lagi. Ya, karena ini yang terbaik. Yang terbaik ini mungkin takdir gue. Hidup gue. God, berikanlah aku kekuatan. jangan Engkau biarkan aku lelah. Gue harus siap dengan jalan yang akan gue laluin. Semoga benar gue tidak bersikap egois.
Satu lagi, gue melakukan kesalahan. Ternyara hidup gue engga benar-benar hanya sekedar lembaran kertas putih. Goresan hitam itu, memang benar adanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar