.

.

.

.

.

.

.

.

Minggu, 23 Maret 2014

Aku membayangkan begitu banyak hal yang akan berubah, itulah yang membuatku merasa kehilangan, dan jujur ini sungguh membuatku muak!

Bukan berarti aku cemburu, hanya saja bayangan-bayangan itu kerap kali muncul seperti cahaya proyektor yang jatuh pada sebuah layar. Ya, seperti itu, aku dapat melihat itu.

Pada akhirnya yang harus aku lakukan adalah hanya berdiri pada kedua kakiku sendiri. Tanpa aku perintahkan pun, diri ini dengan sendirinya mulai bersiap akan hal itu. Rasa tidak peduli perlahan mulai menyapa. Sekali lagi tanpa aku perintahkan! ketidak pedulian ini membuatku menjadi lebih kuat meski pada akhirnya aku tetap terhujam.

Sisi seperti ini, aku yang mulai kembali ke tempat asalku, Senandung Hujan.